Laman

17 Maret, 2013

SAP SOSIOLOGI PENDIDIKAN

 SATUAN ACARA PERKULIAHAN SOSIOLOGI PENDIDIKAN
 A. PENGANTAR IDENTITAS
Nama Mata Kuliah            :  SOSIOLOGI PENDIDIKAN
Jurusan                              :  PGMI, Matematika, Biologi, Bahasa Arab
Nama Dosen                     :   Yulia Tri Samiha, MPd
Email                                 : yyyulia_samiha@yahoo.co.id
Blog                                  :  yuliatrisamiha.blogspot.com
HP                                    :  08127815380
B. DISKRIPSI MATA KULIAH SOSIOLOGI PENDIDIKAN
Mata kuliah ini membahas tentang struktur dan proses-proses sosial yang terjadi dalam pranata pendidikan serta kaitannya dengan pranata lainnya. Pendidikan ini tidak hanya pendidikan formal melainkan juga pendidikan informal dan nonformal. Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi : Pengertian konsep sosiologi pendidikan, pengertian pendidikan dan stratifikasi, pengertian pendidikan mobilitas, pendidikan dan ekonomi, pendidikan dan perubahan sosial, pendidikan dan profesionalisme, pendidikan dan aspek politik.

C. KOMPETENSI
     1. Tujuan pembelajaran
:
Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan:
a. Mampu menjelaskan berbagai konsep pokok sosiologi pendidikan, ruang lingkup sosiologi pendidikan

b. Mampu menjelaskan proses sosial yang terjadi dalam pranata pendidikan serta kaitannya dengan pranata lain seperti : Pendidikan dan stratifikasi serta pendidikan dan mobilitas, pendidikan dan ekonomi, pendidikan dan perubahan sosial, pendidikan dan profesionalisme, pendidikan dan aspek politik.





D. MATERI
NO
PERTEMUAN
DISKRIPSI MATERI
1
I
1.  Kontrak Perkuliahan
 Kesepakanan kontrak mata kuliah, SAP, Referensi mata     kuliah.
2.  Sosiologi pendidikan
Pengertian-pengertian konsep dan ruang lingkup sosiologi pendidikan, tujuan dan manfaat mempelajari sosiologi
pendidikan, pentingnya mempelajari sosiologi pendidikan
2
II
3.  Peletak dasar sosiologi pendidikan
4.  beberapa teori  sosiologi yang menganalisis pendidikan
3
III
5. Perkembangan konsep pendidikan dan klasifikasi
pendidikan
4
IV
6. Perkembangan konsep pendidikan, pendidikan formal,   pendidikan informal dan pendidikan non formal
5
V
UTS
6
VI
7.  Pendidikan dan stratifikasi serta pendidikan dan mobilitas
7
VII
8. Sifat stratifikasi sosial, hubungan antara status sosial  keluarga dengan pendidikan, diterminan mobilitas sosial, pendidikan sebagai saluran mobilitas
8
VIII
9. Pendidikan dan ekonomi
10. Kontribusi pendidikan terhadap kesuksesan ekonomi.
11. Tantangan dunia pendidikan di Indonesia saat ini (kasus)
9
IX
12. Pendidikan dan perubahan sosial
13. Konsep-konsep perubahan sosial,
14. Pendidikan sebagai sosialisasi kebudayaan,
15. teori-teori perubahan sosial budaya
10
X
16.  Pendidikan dan profesionalisme
17.  Ciri-ciri umum dari pekerjaan atau jabatan sebagai
profesi, munculnya pengajaran sebagai perkembangan,
profesionalisasi, organisasi profesional
11
XI
18. Pendidikan dan aspek politik
19. Makna demokrasi, tantangan pendidikan
      dalam pembangunan politik
12
XII
UAS


E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Perkuliahan dilakukan dalam bentuk presentasi dan diskusi kelas yang akan disampaikan oleh dosen. Disamping itu mahasiswa diberi tugas mencari artikel dan meresume bahan kuliah yang berkaitan dengan Sosiologi Pendidikan sesuai ketentuan dan didiskusikan di dalam kelas.

F. REFERENSI
1. Adiwikarta, Sudardja ( 1988 ) Sosiologi Pendidikan Isyu dan Hipotesis tentang  Hubungan pendidikan dengan Masyarakat

2. Ahmadi, Abu (1991) Sosiologi Pendidikan, Jakarta, Rineka Cipta

3. Dimyati, Mahmud (1989) Dasar-Dasar Sosiologi Pendidikan, Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

4. Gunawan, Ary, (2000) Sosiologi Pendidikan Suatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan, Jakarta, Rineka Cipta

5.Karsidi, Ravik, (2005) Sosiologi Pendidikan, Surakarta, Penerbit Lembaga  Pengembangan Pendidikan (LPPS) UNS dan UPT Penerbitan dan Percetakan UNS

6. Jong De. S. C. N (1984) Sosiologi Pendidikan, Jakarta .PT Sangkala

7. Manan, Imran (1989) Dasar-Dasar Sosial Budaya Pendidikan, Jakarta (Departeman Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
.
8. Nasution (1995) Sosiologi Pendidikan, Jakarta, Bumi Aksara

9. Qomari, Anwar (2004) Profesi Jabatan Kependidikan dan Guru Sebagai Upaya Menjamin Kualitas Pembelajaran, Uhamka Press

10. Robinson Philip, (1981) Sosiologi Pendidikan, Jakarta, CV Rajawali

11. Swift, F. D (1989) Sosiologi Pendidikan Pada Perspektif Pendahuluan Analitis,  Jakarta, Penerbit Bharat

12. Sanafiah , Faisal, Sosiologi Pendidikan, Surabaya, Usaha Nasional

13. Soetjipto ( (1994) Profesi KeguruanJakarta, Rineka Cipta
.
14. Sanderson k Stephen (2000) Makro Sosiologi, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada

15. Vemriarto (1982 ) Sosiologi Pendidikan, Jogjakarta, Yayasan Paramita

16. Wuradji, (1988) Sosiologi Pendidikan Sebuah Pendekatan Sosiologi-Antropologi,
            Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Pendidikan Tinggi

17. Oneil F William, (2002) Idiologi-Idiologi Pendidikan, Pustaka Pelajar, Jogyakarta.

18. Zamroni, ( 2001) Pendidikan Untuk Demokrasi, Jogjakarta, Bigraf

G.  EVALUASI
    1. Penilaian poses belajar melalui pengamatan, observasi, tanya jawab, dan tugas.
    2. Penilaian hasil belajar melalui tugas individu/kelompok.
      1. UTS                                  : 30 % (N1)
      2. UAS                                 : 40 % (N2)
      3. Penugasan                        : 20 % (N3)
      4. Performan                        : 10 % (N4)


Sarana Bekerja Untuk Indonesia


Kesatuan Aksi Mahasiswa MuslimIndonesia(KAMMI)
( The Group Action of Indonesian Moslem Students )
( KAMMI ) Komisariat Intifadha IAIN Raden Fatah Palembang
Sekretariat: Jl. Rawa Jaya RT. 10 RW 03 No. 628 Kel. Pahlawan Kec. Kemuning 30126 Palembang,
Hp: 081918828831  e-mail:kammiintifdha@yahoo.co.id
 


Nama Departeman: Kebijakan Publik

Struktur Departemen
Ketua
              : Qori Pratama
Sekretaris        : Asrullah
Bendahara
       : Heni Apriyani

Koordinator-koordinator
Korwat                                    : Febri Diana Yofar
Koordinator Issue       : Suhardi
Koordinator Aksi        : Yanuar
Koordinator Kajian     : Irhas

Visi:
            Sebagai Trend setter pencerdasan siyasih dalam membentuk karekter Muslim Negarawan

Misi:   
Sebagai pusat akvokasi mengawal kebijakan Pemerintah
Menggalang Hubungan kerjasama dengan Elemen-elemen Organisasi Eksternal dan Masyarakat Publik
Sebagai ujung tombak pergerakan Aksi Mahasiswa
Sebagai wadah pencerdasan siyasih Kader KAMMI Intifadha




Nama Kegiatan
Bentuk Kegiatan
Sasaran
Frekuansi
Waktu
Tujuan
Anggaran Dana
Karpol (Kajian Rutin Politik)
Diskusi, Bahas Issue
Mahasiswa IAIN Raden Fatah
2 Bulan 1 Kali
Bulan April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember
Mencerdaskan Mahasiswa dalam menanggapi Issue Indonesia ke-kinian

Fleksibel
TDO.
Materi, Diskusi,
Simulasi, Outbond
 Kader ADK
3 Bulan 1 Kali
Bulan Mei, Agustus, November, Desember
Menciptakan Kader-kader yang berwawasan luas dan berkarakter Islami


Akhwat Zone.
Materi, Diskusi,
Mahasiswi IAIN Raden Fatah
Fleksibel
Fleksibel
Mencerdaskan Mahasiswi dalam mengenai Issue perempuan


Pelatihan Sidang.
Materi, Diskusi, Simulasi
Kader ADK
1 Tahun Satu kali
Bulan Januari
Mengembangkan potensi Kader dalam memmbentuk karakter Pemimpin


Aksi KAMMI.
Lapangan
ALL
Fleksibel
Fleksibel
Sebagai ujung tombak pergerakan Aksi Mahasiswa dalam mengawal kebijakan Pemerintah

Memperingati Hari-Hari Besar Nasional.
-Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2013)
-Hari Kesaktian Pancasila (1 Juni 2013)
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 2013)
-Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober 2013)
-Hari Pahlawan (10 November 2013)

Seminar, Lapangan
ALL
Fleksibel
Fleksibel
Membangun Totalitas Cinta Tanah air terhadap Demokrasi Indonesia

Diskusi Aktifis.

Diskusi
Eksternal
1 Kali 6 Bulan
Bulan Juli, September
Menggalang hubungan kerjasama dengan Elemen-elemen Organisasi Eksternal Mahasiswa

Silaturohim Kebijakan Publik
Silaturohim
Kader Kebijakan Publik
Fleksibel
Fleksibel
Membangun hubungan baik dalam mewujudkan harmonisasi Gerakan



Catatan:
           
            Pertemuan Syuro Kebijakan Publik Sementara: Jum’at 10:30

                                                                                                                                                                                                           
Mengetahui,                                                                                                                                                                Palembang, 12 Maret 2013    
Ketua                                                                                                                                                                          Sekretaris





Qori Pratama                                                                                                                                                             Asrullah

07 Februari, 2013

IAIN RF Gelar Pesantren Khusus Bahasa Arab

PDF Print
Wednesday, 08 August 2012
PALEMBANG – Berbagai upaya dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang untuk menciptakan lulusan yang memiliki spesifikasi berbahasa Arab yang andal.

Salah satunya yakni dengan menggelar pesantren khusus berbahasa Arab selama satu bulan penuh. Terobosan ini dilakukan IAIN melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Melalui program ini,mahasiswa dididik menjadi sarjana muslim yang mahir dan spesialis bahasa Arab.Untuk itu,semua kegiatan pesantren yang diadakan pun menggunakan bahasa Arab.

Menurut ketua pelaksana Qori Pratama,dalam pesantren ini, selama satu bulan peserta ditempatkan di asrama dengan berbagai kegiatan belajar mengajar. Mulai praktik bahasa Arab, diskusi tausiyah, hingga perlombaan berbahasa Arab. “Semua kegiatannya menggunakan bahasa Arab, baik pidato, cerdas cermat, kreativitas mading, hingga qirattul kutub. Mereka berbaur baik dari Palembang maupun luar Palembang,”kata dia di Gedung Academy Center IAIN Raden Fatah Palembang kemarin.

Terpisah, Ketua Program Studi (Prodi) PBA H Mukmin mengatakan, kegiatan seperti ini patut diapresiasi karena bahasa Arab memang memiliki keistimewaan dibandingkan bahasa lainnya. “Untuk memenuhi empat kompetensi dasar dalam berbahasa memang tidak cukup hanya dengan mengandalkan proses belajar formal, perlu pembinaan semacam ini secara berkelanjutan,”tutur dia.

10 Desember, 2012

Model Kepemimpinan Rasulullah SAW Dan Realitas Kepemimpinan Saat Ini

Model Kepemimpinan Rasulullah SAW Dan Realitas Kepemimpinan Saat Ini Kepemimpinan merupakan sebuah modal yang harus dimiliki oleh para pemimpin yang hendak menjadi pemimpin. Biasanya, masing-masing pemimpin memiliki model mereka sendiri dalam memimpin sebuah organisasi baik formal maupun non-formal atau organisasi yang sangat besar. Namun secara garis besar model kepemimpinan dibagi menjadi 5 gaya kepemimpinan, yaitu : 1. Otokratis, 2. Militeristis, 3. Paternalistis, 4. Kharismatik, dan 5. Demokratis. Dari kelima model kepemimpinan di atas masing-masing ada penganutnya. Namun yang paling berhasil dan paling fenomenal seorang pemimpin yang pernah ada di dunia ini adalah Rasulullah SAW. Beliau berhasil karena mampu mengkombinasikan kelima model kepemimpinan di atas sehingga model kepemimpinan yang dianut oleh beliau menjadi sempurna. Hampir tidak ada sejarah yang menceritakan kecacatan yang Rasulullah lakukan selama beliau menjadi pemimpin. Hal ini dilakukan karena dari model-model terdapat kelemahan dan juga kelebihan dari masing-masing model kepemimpinan tersebut. Selain itu, yang tidak boleh dilupakan adalah pribadi dari seorang pemimpin itu. Semua model itu tidak akan berarti apa-apa apabila diaplikasikan oleh seorang yang memiliki kepribadian yang buruk. Ia senang korupsi, menindas rakyat kecil atau mengambil hak orang lain. Hal ini secara tidak langsung akan membuat masa kepemimpinannya tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, Rasulullah SAW adalah contoh pemimpin sempurna yang pernah ada selama ini. Karena beliau mengkombinasikan antara akhlakul karimah dengan model kepemimpinan yang ada. Kekuatan akhlak yang Rasulullah miliki mampu menciptakan kekuatan baru yang sangat luar biasa. Dengan kekuatan itu, Rasulullah menjadi mampu menegakan dan menyebarkan ajarannya keseluruh penjuru dunia. Walaupun begitu, karena kemuliaannya tadi, tidak ada rasa sombong, ujub atau membanggakan diri sedikitpun yang timbul pada diri Rasulullah SAW. Inilah yang membedakan Rasulullah dengan pemimpin-pemimpin yang ada saat ini. Mereka sangat haus dengan kedudukan, harta, bahkan hal-hal yang menurut mereka dapat membuatnya kaya di dunia ini, sehingga mereka dapat menjalankan segala keinginan mereka sesuai nafsu yang mereka inginkan. Oleh karena itu, ketika ada pertanyaan model kepemimpinan apa yang harus kita jalankan, maka jawaban yang harus timbul adalah poin yang keenam yaitu model kepemimpinan Rasulullah SAW. Hal ini dikarenakan Rasulullah SAW-lah seorang pemimpin yang sudah diakui ileh dunia dalam berbagai hal, baik dari segi akhlak dan kemampuan-kemampuan yang lainnya. Oleh karena itu, pemimpin yang relevan dengan keadaan saat ini adalah seorang pemimpin yang paling mengenal siapa itu Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan segala bentuk ajaran/risalah yang beliau bawa. Selain itu pemimpin saat ini haruslah benar-benar memusatkan perhatiannya terhadap amanah yang ia emban. Dan yang tidak perlu dilupakan adalah keadilan yang harus ditegakan dalam kinerjanya kelak. Salamun Alaykum Bima Shobartum,
 Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

03 Desember, 2012

JERITAN MAHASISWA


JERITAN MAHASISWA

IAIN Raden Fatah Palembang Sebuah kampus yang sudah tua dan sekarang masih dalam masa prospek mau menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) Banyak yang harus dibenahi kampus ISLAM di kota Palembang baik dari segi Birokrasi, Keuangan, Pembangunan yang tidak merata, Kurikulum yang tidak sesuai dengan Perguruan Tinggi lainnya, Dan Tenaga Dosen yang tidak Profersional. Kita bahas dari Birokrasi, terkadang kita sebagai Mahasiswa Birokrasinya Di persulit apalagi dalam mengurus segala Administrasi contoh konkrit Beasiswa DIPA buat Mahasiswa yang kurang mampu di dalam melakukan administrasinya terdapat banyak sekali Persyaratan antara lain: Persyaratan Keterangan Tidak Mampu, Kelakuan Baik, Sehat dan Bearakal salah satunya itu. Coba kita anaslisis dari hal tersebut bahwasannya itu menandakan sistem Birokrasi Di IAIN Raden Fatah ada yang tidak beres... Kita ketahui baru-baru ini nilai semesteran sudah ada yang keluar entah kenapa mahasiswa yang aktif tidak ada nilanya salah satu MAKUL sedangkan Mahasiswa yang sudah pasif nilainya ada terus. nah, kita sebagai Mahasiswa harus cerdas dan cepat tanggap ini ada apa dengan sistem Adminstrasi kita.
Dari pengamatan saya kita baru-baru ini ada Penerimaan Mahasiswa Baru, Mahasiswa baru ini dibawah 2 gelombang Gelombang pertama Mandiri Gelombang kedua ujian saringan masuk, kita sebagai Mahasiswa bertanya dengan sistem yang tidak jelas di Kampus Hijau ini, bagaimana penyaringan untuk Mahasiswa baru?. Keuangan IAIN Raden Fatah sekarang di kelolah oleh BLU (Badan Layanan Umum) Segala uang yang akan mau dicairkan melalui lembaga ini, coba kita berpikir selama beberapa dekade ini kita ORMAWA selalu ingin mencairkan uang memakai proposal dulu tetapi, agenda kegiatan kita belum di laksanakan, ini kita sudah termakan oleh sistem. Faktanya lagi ada sebuah ORMAWA melalui PRODI mengajukan PROPOSAL ke Rektorat, alhamdulilah sudah  ACC, Kita mau cairankan eh, entah kemana uangnya tidak ada, alasan pihak Rektorat Di alihkan ke anggaran lain. Alasannya  Kegiatan ini kegiatan kecil, kegiatan orang-orang pinggiran.. dari sini saja kita bisa mengalisis bahwasannya perlu kita tanyakan anggaran kita yang dikelola BLU tersebut. Bayak sekali lagi yang harus kita benahi di kampus ISLAM IAIN Raden Fatah Palembang.
Belajar membenahi diri Untuk Kemaslahatan orang banyak ...